9 Cara Untuk Lebih Pintar Berkomunikasi

cara pintar berkomunikasi

Sebagai makhluk sosial, Keberadaan orang lain sangat sekali dibutuhkan oleh manusia. Tentunya saat berinteraksi, kamu harus memiliki komunikasi dua arah dan saling memahami. Saat berinteraksi pun, kamu harus punya komunikasi dua arah dan saling paham dengan satu sama lain. Bayangin kalo cuma satu pihak yang bisa ngerti apa yang dia bicarakan, pasti engga enak kan?

Salah satu cara yang tepat untuk berinteraksi adalah dengan cara memahami komunikasi yang sedang terjadi satu sama lain. Mulai dari komunikasi dengan teman atau guru di sekolah, keluarga dirumah, dengan dosen atau teman kampus, sampai komunikasi dengan rekan kerja di tempat kerja kamu. Komunikasi yang bagus dapat juga membantu kamu jika sedang berpidato atau berbicara didepan umum. Tidak hanya itu, pandai berkomunikasi juga adalah sifat yang harus dimiliki oleh mahasiswa.

Nah terus gimana nih cara ningkatin skill komunikasi yang kamu miliki? Jawabannya ada dibawah ini gais.

Cara Pintar Berkomunikasi Untuk Mahasiswa

1. Kontak Mata

Cara lain untuk meningkatkan keterampilan komunikasi adalah dengan selalu menjaga kontak mata saat berbicara atau memberikan presentasi kepada orang lain. Tentu aja, kontak mata seperti ini sangatlah wajar pada saat berbicara. Oiya, kontak mata ini tidak perlu terlalu banyak ya, nanti lawan bicara nya bisa baper kalo di liatin terus hehe.

Saat melakukan kontak mata di awal percakapan, kirimkan sinyal positif. Ketika kamu pengen bicara sama orang lain, coba mulai dengan senyuman. Dengan cara seperti ini, biasanya mereka akan mulai merasa nyaman dan mau bicara sama kamu.

Percaya engga, dari kontak mata yang positif, orang lain akan percaya sama kamu dengan mudah. Dengan cara ini, setiap kalimat yang kamu ucapin akan pasti akan lebih meyakinkan di depan orang lain.

2. Perhatikan Kejelasan atau Artikulasi Suara

Poin penting dalam komunikasi yang tidak dapat diabaikan adalah kejelasan ucapan atau artikulasi. Lawan bicara harus mendengar dengan jelas pengucapan setiap kata yang kamu ucapkan. Jangan biarkan mereka hanya mendengar suara yang tidak mereka mengerti.

Mulai sekarang, jika kamu merasa sering berbicara seperti ini, rajinlah berbicara dengan jelas dan tegas.

kamu juga bisa rekam tuh setiap omongan kamu ke kamu diri sendiri dan di review waktu lagi senggang gimana kejelasan ngomong kamu. Perhatikan semua kata yang sering muncul dengan jelas saat berbicara.

3. Menambahkan Bahasa Tubuh

Jika kamu sering menonton berita di TV, kamu akan selalu melihat wajah pembawa acaranya bukan? ekspresi dari pembawa acara ini akan selalu menyesuaikan dengan berita yang dia laporkan. Ini adalah cara mereka untuk memudahkan para pemirsa TV agar mereka lebih memahami konteks yang dibawakan berita tersebut. Ekspresi wajah juga bagian dari bahasa tubuh dan cukup sering digunakan agar bisa berkomunikasi secara efektif.

Maka dari itu, kamu bisa latihan penggunaan bahasa tubuh yang benar untuk ningkatin keterampilan komunikasi yang kamu punya. Saat berkomunikasi, tidak hanya ekspresi wajah, tapi juga gerak tubuh dan postur tubuh harus dilakukan pada saat bersamaan.

Pastiin kamu pake bahasa tubuh yang benar dan bahasa tubuh kamu mengikuti apa yang kamu katakan. Orang lain akan bingung ketika bahasa tubuh dan kalimat yang kamu ucapkan tidak sinkron.

4. Berbicara Dengan Tenang

Saat kamu gugup, kamu tidak akan pernah berbicara atau berkomunikasi secara normal. Karena orang yang gugup cenderung berbicara lebih cepat atau bahkan berbicara dengan pelan. Akibatnya, orang lain mungkin sulit memahami maksud kamu.

Oleh sebab itu, saat berbicara diharapkan kamu selalu tempatkan kondisi mental dalam keadaan percaya diri. Ketika orang lain melihat bahwa kamu gugup, mereka juga tidak akan merasa nyaman. Jangan lupa pikirkan hal-hal positif saat berbicara untuk membantu pikiran kamu rileks.

kamu juga bisa menarik napas dalam-dalam untuk membuat diri kamu lebih tenang. Saat kamu tetap tenang, otak kamu akan menyampaikan kalimat demi kalimat dengan lebih lancar dan akan lebih mudah bagi orang lain untuk memahaminya.

5. Jaga Keselarasan

Komunikasi yang cerdas selalu dapat memposisikan diri kamu berdasarkan lingkungan atau lawan bicara kamu. Kamu engga dapat mencocokkan setiap gaya berbicara kamu dengan setiap orang yang kamu temui. Komunikasi Atasan dengan bawahan pasti tidak sama dengan komunikasi bawahan ke atasan.

Begitu pula berbicara dengan orang tua pasti akan berbeda dengan cara berbicara kepada anak. Oleh karena itu, diperlukan sinkronisasi untuk setiap komunikasi. Melalui penyelarasan, akan sangat membantu kamu dalam hal menyampaikan apa yang kamu inginkan. Karena lawan bicara kamu akan lebih mudah memahami setiap kata yang kamu ucapkan.

6. Kontrol Emosi

Saat kamu membicarakan sesuatu yang membangkitkan emosi kamu, jangan terlalu menurutinya. Jaga emosi kamu tetap stabil. Mengapa? Karena ketika emosi kamu ikut terlibat dalam sebuah percakapan, kalimat yang kamu ucapkan seringkali tidak jelas.

Ini tidak berarti bahwa kamu tidak boleh memasukkan perasaan ke dalam percakapan. Itu tidak masalah, tapi kamu harus bisa mengontrolnya dengan baik. Jangan biarkan emosi mengendalikan percakapan kamu. Jika ini masalahnya, dapat diyakini bahwa kamu telah gagal dalam melakukan komunikasi.

7. Beri Kesempatan Bagi Orang Lain Bicara

Untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi, kamu harus belajar untuk tidak mendominasi setiap kali kamu berbicara. Karena komunikasi biasanya dilakukan secara dua arah. Jika ini hanya monolog, maka kamu tidak membutuhkan orang lain untuk berkomunikasi.

Oleh karena itu, selalu beri kesempatan kepada orang lain untuk berbicara. Biarkan mereka mengekspresikan pendapat mereka dengan bebas. Dengan cara ini, ada komunikasi dua arah yang positif antara kamu dan orang lain.

Memberi kesempatan untuk orang lain berbicara artinya kamu telah memberikan kontribusi yang seimbang dalam komunikasi. Mendominasi percakapan hanya akan membuat orang lain tidak nyaman dan malas berkomunikasi dengan kamu.

8. Tambahkan Empati

Ketika kamu juga memahami situasi orang lain, kamu akan berkomunikasi dengan baik. Memahami dan berada di antara orang lain akan membantu kamu menemukan cara paling efektif bagi mereka untuk memahami apa yang kamu maksud.

Untuk melakukan ini, kamu sebenarnya harus mengamati lawan bicara potensial yang kamu ajak bicara. Jelas ini hal yang mudah dilakukan, dengan syarat kamu sudah benar-benar cukup tahu tentang kepribadian orang yang kamu ajak bicara. Dengan kamu yang telah mengetahui kepribadian orang yang kamu ajak bicara, kamu akan lebih mudah memberikan untaian-untaian kalimat yang mudah di pahami oleh dia .

Luangkan waktu untuk melihat lingkungan sekitar kamu. Sehingga kamu dapat lebih memahami cara yang lebih efektif untuk berkomunikasi dengan mereka.

9. Atur Tinggi atau Rendah Suara

Berbicara dengan suara yang datar hanya akan buat orang lain cepat bosan sama kamu. Oleh karena itu, mengatur nada saat berbicara juga merupakan cara yang sangat efektif untuk membuat orang lain tahu apa yang kamu katakan.

Gunakan nada yang berbeda dalam percakapan. Sesuaikan juga dengan kalimat yang kamu ucapkan. Agar orang lain dapat lebih mudah memahami percakapan kamu. kamu harus tahu kapan harus berbicara dengan tenang dan kapan harus sedikit menaikkan nada. Tentu aja, kemampuan ini dapat dicapai melalui pelatihan dan peningkatan waktu terbang.

Cara meningkatkan kemampuan komunikasi di atas tidak akan didapatkan dalam waktu singkat. Harus melalui proses pembelajaran dan pelatihan yang terus menerus. Ketika kamu mencapai tahap lanjut, setiap kata yang kamu ucapkan akan langsung dipahami oleh orang lain. Saat itulah kamu dapat berkomunikasi secara efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *